Cara Perhitungan Leasing Alat Berat

Cara Perhitungan Leasing Alat Berat – Usaha bisnis peralatan konstruksi  pasti membutuhkan alat berat untuk menyokong operasional.  Sayangnya pengadaan atau membeli alat berat tersebut tak semudah yang dibayangkan dikarenakan harganya yang mahal sehingga jika dibeli dengan cara kontan dikhawatirkan akan mengganggu keuangan perusahaan. Oleh karena itulah leasing menjadi solusi bagi perusahaan yang memerlukan alat berat tersebut. Alat berat yang bisa di leasing pun berbagai macam mulai dari excavator, bulldozer, crane, forklift, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang mau mengajukan leasing alat berat dapat mengerjakan cara atau langkah-langkah seperti berikut ini:

Gambar terkait Cara Perhitungan Leasing Alat Berat

 Cara Perhitungan Leasing Alat Berat
Cara Perhitungan Leasing Alat Berat

 

A. Tentukan alat berat yang akan di leasing.

Tentukan alat apa yang Anda butuhkan untuk perusahaan Anda. Alat berat yang Anda butuhkan ini juga harus spesifik misalnya saja alat berat yang Anda butuhkan adalah forklift maka forklift seperti apa yang Anda butuhkan seperti sumber energinya, kapasitasnya, dan lain sebagainya. Pahami secara detail alat yang Anda butuhkan tersebut supaya tidak menyesal ke depannya

B. Tentukan apakah alat yang akan Anda leasing tersebut baru atau bekas.

Ada banyak perbedaan yang membedakan antara alat yang baru dengan yang bekas. Untuk leasing alat berat situasi baru tentu kinerjanya jauh lebih baik jika diperbandingkan dengan yang bekas. Dengan membeli alat berat yang baru Anda akan diuntungkan dengan sebagian hal seperti suku bunga yang rendah, uang muka yang ringan, dan juga uang setoran pertama ke pihak lessor yang lebih ringan. Oleh sebab itu meski Anda akan diuntungkan dengan harga alat berat bekas yang murah konsisten saja kreditan yang wajib Anda tanggung ini jauh lebih besar.

 

Carilah dealer yang terpercaya dan tentunya memberikan penawaran yang menarik. Untuk menarik konsumen banyak dealer memberikan penawaran yang menguntungkan bagi konsumen, sehingga Anda sepatutnya lebih jitu dalam memilihnya. Anda seharusnya membandingkan antara satu dealer dengan yang lainnya agar tidak terpusat pada satu dealer saja.

 

Setelah Anda menemukan dealer yang menawarkan penjualan alat berat bekas ataupun baru Anda dapat mengajukan pembiayaan pinjaman ke lessor. Pakailah lessor yang kredibel dan juga terpercaya seperti CSUL. Leasing terpercaya mempunyai keautentikan yang tak perlu diragukan lagi. Kecuali itu memiliki metode yang terang sehingga Anda akan mengerti dengan kredit yang Anda ajukan. Selain itu layanan yang diberi oleh jasa leasing terpercaya ini berjenis-jenis dimana tak cuma untuk membiayai alat berat saja tetapi juga dapat digunakan pembiayaan multi guna dan lain sebagainya.

 

Saat akan mengajukan leasing alat berat ke lessor Anda patut menyiapkan beberapa dokumen yang dijadikan sebagai persyaratan administrasi. Jikalau dokumen atau prasyarat administrasi tak lengkap akan menyebabkan cara kerja pembiayaan alat berat tersebut menjadi tak bisa dikabulkan. Beberapa syarat yang sepatutnya Anda fotokopi KTP bersama dengan pasangan, fotokopi akta nikah jikalau sudah mempunyai keluarga, fotokopi kartu keluarga, fotokopi NPWP, fotokopi PBB 2 tahun terakhir, rekening tabungan, slip gaji selama 3 bulan terakhir, dan lain sebagainya. Persyaratan untuk melengkapi dokumen administrasi yang lengkap Anda dapat bertanya ke pihak yang bersangkutan secara segera karena ada syaratnya berbeda-beda.

 

Kalau Anda sudah melengkapi dokumen yang diperlukan, Anda akan menerima konfirmasi dari lessor apakah pengajuan pembiayaan Anda diterima atau tak. Kalau iya Anda akan melanjutkan ke progres berikutnya jika tak karenanya proses pengajuan leasing Anda akan stop di sini.

 

Setelah di konfirmasi oleh pihak leasing, pihak lessor akan melaksanakan survei alat berat. Dikala mengerjakan survei ini bisa bersama Anda atau sendirian. Pihak lessor juga tak keberatan untuk mengurus syarat-syarat di komponen dealer sehingga Anda cuma terima jadi saja.  Oleh karena itu pembiayaan leasing ini benar-benar praktis bagi Anda yang tidak memiliki banyak waktu untuk mengajukan pembiayaan.

 

Sesudah Anda menjalankan survei langkah terakhir yaitu Anda wajib menandatangani surat perjanjian yang mengikat antara Anda dengan lessor. Tak cuma itu saja Anda juga semestinya membayar setoran permulaan yaitu uang muka dan juga suku bunganya

 

Demikianlah sistem mengajukan Cara Perhitungan Leasing Alat Berat yang bisa Anda lakukan, semoga info ini bermanfaat.

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!