Leasing Alat Berat Syariah

Leasing Alat Berat Syariah – Usaha bisnis peralatan konstruksi  pasti membutuhkan alat berat untuk mendukung operasional.  Sayangnya pengadaan atau membeli alat berat hal yang demikian tidak semudah yang dibayangkan dikarenakan harganya yang mahal sehingga sekiranya dibeli dengan sistem kontan dikhawatirkan akan mengganggu keuangan perusahaan. Oleh sebab itulah leasing menjadi solusi bagi perusahaan yang membutuhkan alat berat tersebut. Alat berat yang dapat di leasing malahan bermacam-macam ragam mulai dari excavator, bulldozer, crane, forklift, dan lain sebagainya. Bagi Anda yang berkeinginan mengajukan leasing alat berat bisa mengerjakan sistem atau langkah-langkah seperti berikut ini:

Gambar terkait Leasing Alat Berat Syariah

 Leasing Alat Berat Syariah
Leasing Alat Berat Syariah

 

A. Tentukan alat berat yang akan di leasing.

Tentukan alat apa yang Anda butuhkan untuk perusahaan Anda. Alat berat yang Anda butuhkan ini juga harus spesifik misalnya saja alat berat yang Anda butuhkan adalah forklift maka forklift seperti apa yang Anda butuhkan seperti sumber energinya, kapasitasnya, dan lain sebagainya. Pahami secara detail alat yang Anda butuhkan tersebut supaya tidak menyesal ke depannya

B. Tentukan apakah alat yang akan Anda leasing tersebut baru atau bekas.

Ada banyak perbedaan yang membedakan antara alat yang baru dengan yang bekas. Untuk leasing alat berat keadaan baru tentu kinerjanya jauh lebih baik kalau diperbandingkan dengan yang bekas. Dengan membeli alat berat yang baru Anda akan diuntungkan dengan sebagian hal seperti suku bunga yang rendah, uang muka yang ringan, dan juga uang setoran pertama ke pihak lessor yang lebih ringan. Oleh karena itu meski Anda akan diuntungkan dengan harga alat berat bekas yang murah tetap saja angsuran yang sepatutnya Anda tanggung ini jauh lebih besar.

 

Carilah dealer yang terpercaya dan tentunya memberikan penawaran yang menarik. Untuk menarik konsumen banyak dealer memberikan penawaran yang menguntungkan bagi konsumen, sehingga Anda wajib lebih akurat dalam memilihnya. Anda mesti membandingkan antara satu dealer dengan yang lainnya supaya tidak terkonsentrasi pada satu dealer saja.

 

Setelah Anda menemukan dealer yang menawarkan penjualan alat berat bekas ataupun baru Anda bisa mengajukan pembiayaan pinjaman ke lessor. Gunakanlah lessor yang kredibel dan juga terpercaya seperti CSUL. Leasing terpercaya memiliki legalitas yang tak perlu diragukan lagi. Kecuali itu mempunyai metode yang jelas sehingga Anda akan paham dengan kredit yang Anda ajukan. Kecuali itu layanan yang diberikan oleh jasa leasing terpercaya ini beragam dimana tidak cuma untuk membiayai alat berat saja tetapi juga bisa digunakan pembiayaan multi guna dan lain sebagainya.

 

Saat akan mengajukan leasing alat berat ke lessor Anda mesti menyiapkan beberapa dokumen yang dihasilkan sebagai persyaratan administrasi. Sekiranya dokumen atau syarat administrasi tidak komplit akan menyebabkan progres pembiayaan alat berat tersebut menjadi tidak bisa dikabulkan. Beberapa prasyarat yang harus Anda fotokopi KTP bersama dengan pasangan, fotokopi sertifikat nikah bila sudah memiliki keluarga, fotokopi kartu keluarga, fotokopi NPWP, fotokopi PBB 2 tahun terakhir, rekening tabungan, slip gaji selama 3 bulan terakhir, dan lain sebagainya. Syarat untuk melengkapi dokumen administrasi yang komplit Anda dapat bertanya ke pihak yang bersangkutan secara langsung karena ada syaratnya berbeda-beda.

 

Apabila Anda sudah melengkapi dokumen yang dibutuhkan, Anda akan menerima konfirmasi dari lessor apakah pengajuan pembiayaan Anda diterima atau tidak. Bila iya Anda akan melanjutkan ke progres berikutnya apabila tak maka pelaksanaan pengajuan leasing Anda akan stop di sini.

 

Setelah di konfirmasi oleh pihak leasing, pihak lessor akan mengerjakan survei alat berat. Dikala mengerjakan survei ini dapat bersama Anda atau sendirian. Pihak lessor juga tidak keberatan untuk mengurus persyaratan-syarat di bagian dealer sehingga Anda cuma terima jadi saja.  Oleh karena itu pembiayaan leasing ini benar-benar praktis bagi Anda yang tidak mempunyai banyak waktu untuk mengajukan pembiayaan.

 

Setelah Anda mengerjakan survei langkah terakhir merupakan Anda harus menandatangani surat perjanjian yang mengikat antara Anda dengan lessor. Tak cuma itu saja Anda juga seharusnya membayar setoran permulaan merupakan uang muka dan juga suku bunganya

 

Demikianlah cara mengajukan Leasing Alat Berat Syariah yang bisa Anda lakukan, semoga berita ini .

 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Shares
error: Content is protected !!